Kebudayaan masyarakat Sumatera Selatan yang terbentuk dari perpaduan bermacam-macam budaya dari entitas yang berbeda semenjak usang telah menghasilkan bermacam-macam peninggalan sejarah kebendaan. Selain pakaian susila Aesan Gede dan Aesan Paksangko yang telah dibahas pada artikel sebelumnya, provinsi yang beribukota di Kota Palembang ini juga mempunyai bermacam-macam alat musik tradisional khas yang sering dimainkan untuk hiburan rakyat di masa silam. Nah, di artikel kali ini kita akan membahas tentang alat musik tradisional Sumatera Selatan tersebut secara lengkap mulai dari bentuk, cara memainkannya, serta bunyi yang ditimbulkannya. Silakan disimak!

Alat Musik Tradisional Sumatera Selatan (Palembang)

Secara umum, alat musik tradisional Sumatera Selatan gotong royong tidak jauh berbeda dengan alat musik tradisional provinsi lain yang masyarakatnya berasal dari rumpun Melayu. Hanya saja, terdapat beberapa alat musik khusus yang ternyata hanya ditemukan di Sumatera Selatan. Alat musik tersebut antara lain burdah, alat musik tenun, kenong basemah, genggong, kolintang, dan gambus. Berikut ini akan dibahas masing-masing dari alat musik tersebut beserta gambarnya.

Kebudayaan masyarakat Sumatera Selatan yang terbentuk dari perpaduan bermacam-macam budaya dari e 7 Alat Musik Tradisional Sumatera Selatan (Palembang)

  • Alat Musik burdah atau Gendang Oku

Burdah yakni alat musik homogen gendang berukuran besar yang dibentuk dari kulit binatang dan kayu nangka. Karena alat musik ini pertama kali ditemukan dalam budaya masyarakat Ogan Komering Ulu atau OKU, maka banyak pula orang yang menyebut alat musik ini dengan nama Gendang Oku.

Burdah sering dimainkan dalam acara-acara susila sebagai alat musik ritmis. Cara memainkannya yaitu dengan ditepuk bab kulit membrannya memakai telapak tangan. Dalam upacara pernikahan, latihan pencak silat, atau dikala ada upacara susila Palembang kita akan dengan gampang menemukan alat musik ini.

  • Alat Musik Tenun

Dinamakan tenun alasannya yakni alat musik ini memang dahulunya sering dimainkan ketika para perempuan sedang bekerja menenun kain. Alat musik ini yakni sarana hiburan dan pelipur rasa bosan bagi para perempuan yang sehari-hari bekerja. Cara memainkannya cukup gampang yaitu dengan cara dipukul memakai kayu pada bagian-bagian tertentu yang menghasilkan nada-nada berbeda.  Gambar alat musik tenun sanggup Anda lihat pada tampilan berikut.

  • Alat Musik Gambus

Alat musik gambus memang lebih dikenal sebagai alat musik tradisional Riau. Namun hal ini bukan berarti bahwa alat musik ini tidak dimainkan oleh masyarakat suku Melayu di Palembang Sumatera Selatan. Gambus Palembang terbuat dari kayu dengan enam dawai yang dimainkan dengan cara dipetik. Selain sanggup berfungsi sebagai alat musik melodis, gambus juga sanggup berfungsi sebagai alat musik harmonis.

Kebudayaan masyarakat Sumatera Selatan yang terbentuk dari perpaduan bermacam-macam budaya dari e 7 Alat Musik Tradisional Sumatera Selatan (Palembang)

  • Alat Musik Kenong Basemah

Suku Basemah di bab Barat Provinsi Sumatera Selatan, terutama di sekitar kawasan Pagar Alam, juga mempunyai sebuah alat musik yang unik yang berjulukan Kenong Basemah. Bentuk Kenong basemah sama ibarat kenong pada umumnya tapi dengan ukuran yang lebih kecil. Alat musik yang terbuat dari tembaga ini dimainkan bersama gamelan dan berfungsi sebagai alat musik melodis. Ia menghasilkan bunyi dikala bab atasnya dipukul memakai alat pemukul khusus.

  • Alat Musik Terbangan

Setelah masuknya budaya Islam yang dibawa masyarakat Melayu Aceh, masyarakat Sumatera Selatan juga mengenal alat musik jenis gres yang secara umum lebih dikenal dengan nama rebana. Alat musik ini, oleh masyarakat Palembang lalu diberi nama Terbangan. Terbangan terdiri dari 4 buah rebana dan dimainkan bersama serunai dikala program khitan, syukuran, atau upacara janji nikah susila Palembang.

Kebudayaan masyarakat Sumatera Selatan yang terbentuk dari perpaduan bermacam-macam budaya dari e 7 Alat Musik Tradisional Sumatera Selatan (Palembang)

  • Alat Musik Genggong

Alat musik tradisional Sumatera Selatan selanjutnya berjulukan Genggong. Alat musik ini dimainkan dengan cara ditiup. Genggong sanggup dibentuk dari bermacam bahan, ibarat bilah bambu, pelepah enau, atau dari logam. Yang mengatur nada pada genggong dalah getaran pengecap dan tangan. Berikut yakni gambar genggong.

  • Alat Musik Kolintang

Kolintang yakni alat musik tradisional Sumatera Selatan yang berupa susunan logam kecil yang dimainkan dengan cara dipukul memakai alat pemukul khusus. Alat musik ini sering dimainkan oleh masyarat suku Komering pada dikala upacara susila atau pertunjukan seni tradisional. Kolintang di kawasan lain di Indonesia mempunyai nama yang beragam, di Riau contohnya alat musik ini disebut dengan nama Calempong atau Talempong.

Bagikan:

Leave a Comment