Tujuan Revolusi Hijau Masa Pemerintahan Orde Baru

Secara umum , pengertian revolusi hijau adalah suatu perubahan cara bercocok tanam dengan teknik tradisional , kemudian berubah dengan cara-cara modern. “Revolusi Hijau” bukan sebutan resmi , revolusi ini juga bisa dibilang revolusi agraria. Mulai berkembang di kawasan asia pada sekitar tahun 1950 sampai 1980.

Tujuan Revolusi Hijau Orde Baru

Adanya revolusi hijau disebabkan karena penemuan ilmiah benih-benih unggulan baru seperti jagung , padi dan gandum. Tujuan Revolusi Hijau secara singkat adalah untuk meningkatkan produksi hasil pertanian melalui hasil penelitian-penelitian yang sudah disebutkan diatas.

Di Indonesia , tepatnya pada masa orde baru revolusi hijau dikenal dengan nama gerakan bimbingan masyarakat (Bismas). Tujuan revolusi hijau pada masa orba adalah meningkatkan produksi pangan , dengan target swasembada beras. Tidak bisa dipungkiri , pada masa itu sampai dengan zaman now (sekarang) beras merupakan komoditas utama yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.
Gerakan Bisamas (revolusi hijau) berhasil menghantarkan Indonesia swasembada beras pada masa orde baru. Beberapa faktor pendukungnya yaitu penggunaan teknologi baru atau disebut Panca Usaha Tani , dukungan infrastruktur dan kredit dari pemerintah serta penetapan harga hasil produksi dan sarana.