Lukas Kustaryo, Pejuang Kemerdekaan yang Kepalanya Dihargai 10 Gulden

lensabudaya.com~Lukas Kustaryo, seorang pejuang kemerdekaan yang kerap membuat tentara Belanda ‘kerepotan’.Komandan bertubuh kecil nan cerdik itu kerap beraksi di sekitar wilayah Karawang hingga Bekasi.

Dikenal ‘licin’ seperti belut, KaptenLukas Kustaryo terus berusaha memukul mundur para tentara KNIL (Tentara Kerajaan Hindia Belanda). Dengan gaya gerilya yang khas, Belanda pun kerap kesal akibat kesulitan untuk menawan Lukas.

Di masa lalu,Lukas Kustaryo kerap bergerilya di sekitar Desa Rawagede, Rengasdengklok hingga Karawang dan Bekasi. Hal itu dilakukan untuk melucuti senjata dan membunuh pasukan “wong Londo”.

Di zaman penjajahan Jepang, Kapten Lukas bergabung dengan pasukan Peta. Pasca kemerdekaan Ia kembali bergabung dengan Brigade III/Kian Santang Purwakarta pimpinan Letkol Sidik Brotoatmodjo. Selanjutnya Ia menjadi Komandan Kompi Batalion I Sudarsono/Kompi Siliwangi atau yang dikenal sebagai Kompi Siliwangi Karawang-Bekasi.

Baca: Frans Kaisiepo, Tokoh Pejuang yang Berhasil Satukan Papua ke Pangkuan Indonesia

Lukas Kustaryo lahir di Kabupaten Magetan, Jawa Timur pada tahun 1920. Ia menghabiskan sisa kehidupannya di Cipanas, Jawa Barat, 8 Juni 1997 hingga umur 76 tahun.