Detik-Detik Saddam Hussein Ditangkap, Tentara AS: Presiden Bush Kirim Salam

Saddam Hussein adalah orang yang paling dicari di dunia selama periode delapan bulan sebelum akhirnya, pada bulan Desember 2003, AS menerima petunjuk bahwa tiran itu berada di suatu tempat di dekat tempat kelahirannya di Tikrit, 85 mil dari Baghdad.

Berkat informasi tersebut, para tentara menemukan sebuah peternakan dan di sinilah pada tanggal 13 Desember Operasi Red Dawn berakhir setelah seorang tentara mengangkat selimut untuk mengungkapkan sebuah lubang kecil di tanah.

Bunker sedalam enam hingga delapan kaki itu cukup besar bagi seseorang untuk berbaring dan sebuah pipa telah dipasang untuk membiarkan udara masuk. Di situlah diktator itu bersembunyi. Saat diktator merangkak keluar dari tempat persembunyiannya dengan tampang tidak dapat dikenali, dia berteriak kepada tentara yang menemukannya. Dia memohon agar tentara tidak membunuhnya saat dia ditangkap.

“Jangan tembak, jangan tembak, saya Saddam Hussein. Saya adalah Presiden Irak dan saya bersedia untuk bernegosiasi,” ujar Hussein kala itu.

Bahkan salah satu tentara AS hanya menjawab: “Presiden Bush mengirimkan salam”.

“Tuan-tuan dan nyonya-nyonya, kami menangkapnya,” terang seorang tentara AS kala itu. Setelah itu, sebuah kendaraan pemulihan lapis baja AS menghancurkan tangga marmer yang mengarah ke patung Saddam di Lapangan Firdoz Ali-Baba Baghdad.