Pengertian Pronoun

Pronoun adalah kata ganti yang digunakan untuk menggantikan noun (kata benda), seperti orang, hewan, benda, dan hal-hal lainnya yang bersifat abstrak. Contohnya, kamu sedang membicarakan saudara laki-lakimu, John. Kalimat-kalimat yang kamu gunakan akan menjadi sangat repetitif jika mengulang-ulang kata “John”.

John has always loved singing. John announced that John wants to join singing contest.

Kamu bisa saja mengganti kata “John” menjadi “My brother”. Namun, kalimat tersebut seperti mengimplikasikan bahwa kamu sedang membicarakan dua orang yang berbeda.

John has always loved singing. My brother announced that John wants to join singing contest.

Untuk itu, kamu bisa menggunakan pronoun “he” agar kalimat kamu tidak repetitif dan sesuai dengan yang dimaksud.

John has always loved singing. He announced that he wants to join singing contest.

Lihat juga materi lainnya:

Future Tense


pronoun illustration


Jenis-jenis Pronoun

Terdapat beberapa jenis pronoun dalam Bahasa Inggris, yaitu:

1. Personal Pronoun

Personal pronoun atau yang sering dikenal sebagai kata ganti orang ini merupakan kata ganti yang menunjuk pada orang baik sebagai subjek maupun dari objek suatu kalimat.

Personal Pronoun sebagai SubjekPersonal Pronoun Sebagai ObjekContoh Kalimat Personal Pronoun
IMeI ask my mom to go to Sarah’s party.

My mom allows me to go.

YouYouYou are studying English.

I teach you English as a second language.

WeUsWe are all invited to Andy’s party.

Andy wants us to come.

TheyThemThey made a terrible mess in the class.

The teacher gave them punishment they deserved.

HeHimHe’d completely changed – I didn’t recognize him.
SheHerShe is turning 21.

I bring her a present.

ItItIt’s a beautiful dress, but I look bad wearing it.

2. Antecedents

Sebelum kita membahas Possessive Pronoun, ita harus tahu mengenai Antecedents terlebih dahulu. Seperti yang kita ketahui, pronoun sangatlah serbaguna. Pronoun “it” bisa menunjuk ke apa saja: sepedah, pohon, perasaan, dan lainnya. Itulah mengapa kita membutuhkan antecedents. Antecedents adalah kata benda atau frasa dari kata benda yang kita sebutkan di awal kalimat atau cerita, dan nantinya akan digantikan oleh pronoun.


My brother always drives me nuts, but I love him.

Dalam beberapa kasus, antecedents tidak perlu disebutkan secara eksplisit selama konteksnya masih jelas. Kita juga bisa menggunakan pronoun sebelum antecedents.


I love him, but my brother always drives me nuts.

3. Possessive Pronoun

Sering dikenal sebagai kata milik dan merupakan kata ganti yang menunjukkan kepemilikan. Terdapat dua jenis possessive pronoun, yaitu limiting dan absolute.

Limiting PronounAbsolute PronounContoh Kalimat Possesive Pronoun
MyMineMy bike has blue color.

That blue bike is mine.

YourYoursDid you lose your pencil?

I’ve got something of yours.

OurOursToday is our birthday.

This birthday cake is ours.

TheirTheirsTheir hats are in same color.

Those red hats are theirs.

HisHisHis cat is lost.

Do you think if it is his?

HerHersHer cousin is a little cruel.

I’ve never liked that cousin of hers.

ItsEvery dog has its day.
WhoseWhose bag this is?

4. Reflexive & Intensive Pronoun

Berikut ini adalah bentuk-bentuk Reflexive pronoun:

Subject PronounReflexive PronounContoh Kalimat Reflexive Pronoun
IMyselfI told myself it was nothing.
YouYourselfYou tell yourself everything’s all right but you know it’s not really.
WeOurselvesWe promised ourselves a good holiday this year.
TheyThemselvesThey booked themselves a room at the resort.
HeHimselfNathan cursed himself for his poor eyesight.
SheHerselfShe kept telling herself that nothing was wrong.
ItItselfThe cat licked itself all over.
You (Plural)YourselvesYou shouldn’t blame yourselves.

Intensive pronoun memiliki bentuk yang sama dengan Refelxive pronoun namun memiliki fungsi yang berbeda. Intensive pronoun ini digunakan untuk memberikan penekanan pada pronoun ini sendiri.


  • He drew that paint himself.

Pronoun pada kalimat ini menekankan bahwa ia menggambarnya sendiri. Dengan kata lain, ia tidak meminta batuan orang lain untuk mengerjakannya.

  • Did you yourself see he stole it?

Pronoun pada kalimat ini juga menekankan bahwa apakah kamu melihat dengan mata kepalamu sendiri atau mendengar cerita dari orang lain.

Demonstrative Pronoun

Demonstrative PronounFungsiContoh Kalimat Demonstrative Pronoun
ThisDigunakan untuk satu orang/benda yang jaraknya dekat.Can you sign this for me?
TheseDigunakan untuk dua orang/benda atau lebih yang jaraknya dekat.These books are too heavy for me to carry.
ThatDigunakan untuk satu orang/benda yang jaraknya jauh.Who’s that?
ThoseDigunakan untuk dua orang/benda atau lebih yang jaraknya jauh.How much are those shoes?

Interrogative Pronoun

Pronoun ini digunakan pada kalimat tanya.

Interrogative PronounContoh Kalimat Interrogative Pronoun
WhatWhat is your full name?
WhoWho wants to go to Brandon’s party?
WhichWhich movie do you want to watch?
WhoseWhose jacket is this?

Indefinite Pronoun

Indefinite Pronoun digunakan untuk menunjuk kepada orang atau benda yang tidak perlu dijelaskan secara spesifik.

Indefinite PronounContoh Kalimat Indefinite Pronoun
OneWhich one would you like?
OtherYou shouldn’t expect others to do your work for you.
NoneNone of them knows where I live.
SomeSome of you here have already met Josh.
AnybodyI need some time to myself, the same as anybody else.
EverybodyHe always tries to outdo everybody else in the class.
No oneNo one made a sound.

Relative Pronoun

Relative pronoun digunakan untuk menghubungkan relative clause dengan indepandnt caluse. Pronoun ini bisanya memberikan informasi tambahan mengenai sesuatu yang disebutkan dalam kalimat. Relative pronoun berupa:

Relative PronounContoh Kalimat Relative Pronoun
ThatCan I see the ring that you bought yesterday?
WhatShe wouldn’t tell me what he said.
WhichShe appears to actually like the man, which I find incredible.
WhoThe woman who called earlier didn’t leave a message.
WhomI met a man with whom I used to work.


Thewlis, Stephen H. (2000). Grammar Dimensions 3: Form, Meaning, and Use. Boston: Hainle & Hainle.

Kontributor: Nanda Ayu, S.Hum.

Alumni Sastra Inggris UI


Leave a Comment